-->

banyu mati

Post a Comment
Saat baca Fs gufron dengan nama banyu bengal, aku jadi teringat tentang banyu. Banyu adalah bahasa daerah yang berarti air. Ada beberapa daerah yang menggunakan kata banyu, ternasuk bahasa Banjar.

Aku teringat pesan yang selalu disampaikan mamaku saat aku kecil. Kamu harus selalu minum banyu mati. Banyu mati artinya air yang direbus. Di kampung ku dulu, orang terbiasa minum air yang tidak direbus, biasanya air ledeng. Air ledeng yang jernih dan sangat berbeda dengan air sungai yang keruh membuat orang menyukainya. Selain itu, rasanya yang dingin dan segar membuat anak-anak suka. Jangankan air ledeng, air sungai yang mentah pun kadang dihidangkan di warung sebagai air minum. Maka jangan heran bila mamaku selalu berwanti-wanti seperti itu dan selalu bertanya sebelum minum air yang dihidangkan di warung.

Selain dingin seperti disebutkan di atas, air yang mentah punya kelebihan yang terlalu dilebih-lebihkan. Orang yang terbiasa minum air mentah daya tahan tubuhnya akan lebih kuat. Sebagai perumpamaan, orang yang terbiasa minum air mentah, tidak akan mendapat masalah ketika minum air ledeng. Sebaliknya, orang yang biasa minum banyu mati akan sakit perut begitu minum air ledeng.

Kalau dipikir-pikir, mungkin hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Orang yang terbiasanya dengan air mentah, maka sistem imunnya akan bekerja sehingga terbiasa. Jadi begitu ada serangan dari kuman di air mentah, ia tidak serta merta sakit. Sedangkan oarang yang tidak biasanya, sistem imunnya mungkin belum terbantuk untuk kuman tersebut, sehingga langsung sakit perut. Namun, hal ini tetap tidak boleh dibiarkan begitu saja. Kuman yang berada di air mentah tetap tidak boleh dikonsumsi. Apalagi, kuman tersebut bermacam-macam dan kita tidak akan tahu, mungkin ada kuman yang tidak bisa dihadapi oleh sistem imun biasa. Walaupun sekilas air ledeng tampak jernih, namun jika diperiksa di bawah mikroskop akan terlihat kuman yang bergrak ke sana-kemari. Apalagi air yang berasal dari sungai yang keruh, sangat tidak terjamin sama sekali. Kebiasaan buruk inilah yang mungkin menyebabkan diare masih banyak terjadi. Selain itu, apabila kondisi tubuh sedang tidak baik, maka penyakit akan mudah menyerang.

Jadi pesan mamaku sewaktu aku kecil tidaklah salah. Mari minum banyu mati. Mungkin terbersit tanya kenapa namanya banyu mati, so air yang tidak direbus banyu hidup dong. Aku pernah menanyakannya pada mamaku dan beliau bilang memang begitu. Hanya saja istilah banyu hidup sudah jarang digunakan dan banyu mati masih dipakai sampai sekarang. Btw, yang mati atau hidup sebenarnya bukan airnya, tapi mungkin kumannya.

Related Posts

Post a Comment